Minggu, 08 Juni 2014

Beredar Surat Rekomendasi Pemecatan Prabowo dari TNI


Beredar Surat Rekomendasi Pemecatan Prabowo dari TNI

Indah Puspita - detikNews
Sumber:
http://news.detik.com/pemilu2014/read/2014/06/09/114408/2602747/1562/beredar-surat-rekomendasi-pemecatan-prabowo

  
Foto: Tiara/detikcom
Jakarta - Memasuki masa kampanye Pilpres 2014 situasi semakin dinamis. Menghadapi debat capres perdana nanti malam, Prabowo bahkan harus menghadapi beredarnya surat rekomendasi pemecatan dirinya yang dikeluarkan oleh Dewan Kehormatan Perwira tahun 1998 silam. Siapa yang menyebar?

Surat rekomendasi pemecatan Prabowo ini tertulis dalam Keputusan Dewan Kehormatan Perwira Nomor KEP/03/VIII/1998/DKP. Surat tersebut dibuat dan ditandatangani pada 21 Agustus 1998 oleh Ketua Dewan Kehormatan Perwira Jenderal TNI Subagyo Hadi Siswoyo, Sekretaris Letjen TNI Djamari Chaniago, Wakil Ketua Letjen TNI Fahrul Razi, anggota Letjen Susilo Bambang Yudhoyono, dan
anggota Letjen Yusuf Kartanegara.

Keputusannya sangat jelas memberhentikan Prabowo dan tugas keprajuritan. "Perwira Terperiksa atas nama Letnan Jenderal Prabowo Subianto disarankan dijatuhkan hukum administrasi berupa diberhentikan dari dinas keprajuritan," demikian bagian kesimpulan dari surat empat halaman tersebut.

Dewan Kehormatan Perwira dibentuk berdasarkan Surat Keputusan Pangab Nomor Sekp/533/P/VII/1998 tanggal 14 Juli 1998. Sebelum mengambil keputusan ini, Dewan Kehormatan Perwira telah bersidang pada tanggal 10, 12, dan 18 Agustus 1998 dengan terperiksa Letnan Jenderal TNI Prabowo Subianto sebagai Danjen Kopassus.

Berdasar pemeriksaan Dewan Kehormatan Perwira, Prabowo telah memerintahkan anggota Satgas Mawar, Satgas Merpati, melalui Kolonel Inf Chairawan (Dan Grup-4) dan Mayor Inf Bambang Kristiono untuk melakukan pengungkapan, penangkapan, dan penahanan aktivis yang mengakibatkan Andi Arief, Aan Rusdianto, Mugiyanto, Nezar Patria, Haryanto Taslam, Rahardjo Waluyojati, Faisol Reza, Pius Lustrilanang, dan Desmond J Mahesa menjadi korban.

Prabowo dinilai tidak mencerminkan profesionalisme dalam pengambilan keputusan, juga tidak mencerminkan tanggung jawab komandan terhadap tugas dan prajurit. Prabowo juga dinilai mengabaikan etika perwira, sumpah prajurit, dan Sapta Marga.

Kesimpulannya, Dewan Kehormatan Perwira menyebut Prabowo melanggar pidana yakni: ketidakpatuhan (Pasal 103 KUHPM), dan memerintah Dan Grup 4/Sandha Kopassus dan anggota Satgas Merpati serta Satgas Mawar untuk melakukan perampasan kemerdekaan orang lain (Pasal 55 (1) ke 2 j Pasal 333 KUHP) dan penculikan Pasal 55 (1) ke 2 jo Pasal 328 KUHP).

Anggota Dewan Pembina Partai Gerindra Martin Hutabarat menuturkan rekomendasi tersebut tidak sama dengan keputusan akhir yang dibuat TNI. Prabowo akhirnya tidak dipecat namun diberhentikan dengan hormat.

"Dia tidak pernah dipecat tapi diberhentikan dengan hormat. Yang harus dipegang kan SK," tegas Martin, saat dikonfirmasi terpisah.

Jumat, 06 Juni 2014

WALI KOTA SEDUNIA PUJI GOTONG ROYONG

Wali Kota  Bandung, Ridwan  Kamil  mendapat pujian  dari  wali  kita  sedunia saat pertemuan  di  Singapura, Juni  2014. "Wali Kota  Sedunia  sangat  mengagumi  sikap  gotong  royonh  msayarakat  Indonesia. Ini  modal  sosial  yang  harus  dikembangkan  oleh  Indonesia.

(Sumber: koran, Kompas? Detik News? - Juni 2014).
JPS 7 Juni 2014.

"Revolusi Mental Itu Jago Bekerja, Bukan Jago Pidato"

"Revolusi Mental Itu Jago Bekerja, Bukan Jago Pidato"





Sumber:
http://nasional.kompas.com/read/2014/06/06/2010056/.Revolusi.Mental.Itu.Jago.Bekerja.Bukan.Jago.Pidato.
 

JAKARTA, KOMPAS.com — Ketua DPP PDI-P Maruarar Sirait menyebutkan, revolusi mental dimulai dari hal-hal kecil. Selain itu, revolusi mental akan melahirkan orang-orang yang lihai dalam bekerja, bukan lihai dalam berpidato di depan publik.
"Mulailah dengan hal yang kecil. Anak muda fokus utama revolusi mental," kata pria yang akrab disapa Ara ini, saat mengisi sambutan pada acara Deklarasi Dukungan Revolusi Mental, di Taman Menteng, Jakarta, Jumat (6/6/2014).
Dalam orasinya, Ara menuturkan, capres Joko Widodo telah melalui tahapan dari mulai yang kecil. Jokowi sempat menjabat Wali Kota Solo. Saat itu, Jokowi merasakan didemo oleh beberapa kalangan masyarakat yang tidak puas.
Ketika didemo, Jokowi mengajak mereka untuk berdialog sehingga menghasilkan kesepakatan. Begitu pula saat menjadi Gubernur DKI Jakarta.
Ara juga menyerukan, revolusi mental jangan sekadar wacana, tetapi juga harus didorong untuk dilaksanakan. "Revolusi mental jangan basa-basi. Harus kita dukung. Revolusi mental bukan jago pidato, tapi jago bekerja," ujar Ara.
Pada akhir sambutannya, Ara mengajak warga yang hadir untuk bersama-sama mendoakan Jokowi menjadi presiden. Menurut dia, gerakan rakyat sangat berpengaruh. Saat rakyat bergerak, tidak ada yang menghalangi. Deklarasi Dukungan Revolusi Mental digelar oleh 5 organisasi sayap partai kepemudaan, yakni Taruna Merah Putih, Garda Pemuda Nasdem, Pemuda Hanura, Gema Saba, dan GM PKPI. Acara tersebut juga dihadiri masyarakat lain.


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Penulis: Arimbi Ramadhiani
Editor : Fidel Ali Permana

Nico Siahaan: Revolusi Mental adalah Pegangan

Nico Siahaan: Revolusi Mental adalah Pegangan

Sumber:
http://indonesiasatu.kompas.com/read/2014/06/06/1755232/nico.siahaan.revolusi.mental.adalah.pegangan?utm_source=WP&utm_medium=box&utm_campaign=Kknwp
 
JAKARTA, KOMPAS.com - Politisi PDI-P, Junico SP Siahaan mendukung gagasan capres Joko Widodo yang diberi nama Revolusi Mental. Menurutnya, Revolusi Mental adalah solusi untuk membangun nasionalisme bangsa Indonesia. "Revolusi mental adalah pegangan, bahwa Jokowi sebuah harapan," kata pria yang disapa Nico Siahaan ini, saat Deklarasi Dukungan Revolusi Mental Joko Widodo, di Taman Menteng, Jakarta, Jumat (6/6/2014).

Nico menuturkan, menurut pandangan Jokowi, permasalahan di Indonesia bukan sebatas masalah hukum, pendidikan, atau pembangunan saja. Tetapi harus ada perbaikan atau revolusi mental masyarakat, supaya lebih disiplin dan sportif. "Pendidikan harus dibenahi dari awal. Selama ini anak muda hanya diberi pengarahan bagaimana lulus paling cepat. Tidak membangun kebanggaan terhadap bangsa," kata Nico.

Melalui cara dukungan revolusi mental, Nico yang bertindak sebagai MC berharap, nasionalisme anak muda dapat terwujud. Deklarasi Dukungan Revolusi Mental digelar oleh 5 organisasi sayap kepemudaan partai, yakni Taruna Merah Putih, Garda Pemuda Nasdem, Pemuda Hanura, Gema Saba, dan GM PKPI.


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Penulis: Arimbi Ramadhiani; Editor: I Made Asdhiana














Selasa, 03 Juni 2014

Lin Che Wei: Visi Misi Ekonomi Capres cuma "Lucu-lucuan"


Lin Che Wei: Visi Misi Ekonomi Capres cuma "Lucu-lucuan"

 

 Sumber:

 http://indonesiasatu.kompas.com/read/2014/06/03/1557506/lin.che.wei.visi.misi.ekonomi.capres.cuma.lucu-lucuan

JAKARTA, KOMPAS.com – Pengamat pasar saham, Lin Che Wei mengkritik visi misi ekonomi pasangan Prabowo-Hatta dan Jokowi-JK karena dinilai banyak yang tidak realistis.

Menurut Che Wei, banyak program-program yang ada dalam visi misi kedua pasangan tersebut yang tidak serius. “Ini yang lucu-lucu, Mereka mau bikin Bank Tani dan Nelayan. Padahal perbankan saat ini terutama BRI sudah menjalankan fungsinya dengan baik di desa-desa. Ini juga berlaku bagi Jokowi-JK,” ujar Lin Che Wei di Jakarta, Selasa (3/6/2014).

Che Wei menjelaskan dengan rinci mengenai program-program apa saja yang dinilainya tidak realistis. Misalnya program utang Indonesia nol persen tahun 2019 yang diada di dalam visi misi Prabowo-Hatta. Menurutnya, program ini sangat lucu karena tahun 2019 jelas-jelas sudah ada pemerintahan baru pengganti pemerintahan terpilih tahun 2014-2019.

Jadi menurutnya, apabila Prabowo-Hatta terpilih, pemerintahannya masih boleh hutang, tetapi pemerintahan selanjutnya tiedak boleh hutang. “Ini paling lucu, akan mengurangi hutang dengan target nol persen tahun 2019. Lah tahun 2019 mereka sudah tidak lagi menjabat, artinya pemerintahan mereka boleh hutang, pemerintahan selanjutnya tidak boleh hutang” katanya.

Kritik kepada visi misi ekonomi capres yang dilontarkan Che Wei ini bukan kali pertama. Sebelumnya, visi misi pasangan Prabowo-Hatta yang akan mengalokasikan dana APBN minimal Rp 1 miliar per desa atau kelurahan per tahun dinilai tidak orisinil karena sama dengan konsep yang dikemukaan oleh mantan Perdana Menteri Thailand Thaksin Shinawatra.


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Penulis: Yoga Sukmana
Editor : Bambang Priyo Jatmiko

 

Kisah Jokowi-JK dan Pandawa Lima


Kisah Jokowi-JK dan Pandawa Lima



Sumber:
http://news.detik.com/pemilu2014/read/2014/06/03/134306/2598380/1562/1/kisah-jokowi-jk-dan-pandawa-lima



Jakarta - Head to head Prabowo-Hatta vs Jokowi-JK semakin panas menjelang kampanye Pilpres. Di tengah panasnya persaingan dua capres itu muncul kisah 'Pandawa Lima' di kalangan pendukung Jokowi-JK. Seperti apa kisahnya?

Kisah 'Pandawa Lima' ini muncul di kalangan pendukung Jokowi-JK. Berawal dari sebuah foto sang 'Pandawa Lima', kemudian jadi perbincangan hangat di kubu pasangan capres nomor 2 itu.

Dalam foto yang diperoleh detikcom Selasa (3/6/2014), Jokowi ditempatkan di tengah atau di kisah Mahabarata ditempatkan di posisi Arjuna. Jokowi diapit Abraham Samad dan Dahlan Iskan di sebelah kanan dan Jusuf Kalla dan Anies Baswedan di sebelah kiri.

Di bawah foto lima tokoh itu tertulis 'Pandawa Lima', Bersama mereka pasti Indonesia Hebat, Kerja !!

Selain Jokowi-JK yang maju sebagai capres-cawapres dari PDIP, tiga tokoh lain memang tokoh yang cukup fenomenal. Dahlan Iskan dikenal sebagai menteri BUMN yang tegas, kini Dahlan telah merapat mendukung Jokowi-JK. Sementara Rektor Universitas Paramadina Anies Baswedan yang pernah ikut konvensi capres PD juga kini menjadi salah satu pemikir Jokowi.

Nah sosok Ketua KPK Abraham Samad memang disebut-sebut sempat jadi calon cawapres Jokowi, namun di luar itu, Abraham juga dikenal sebagai pimpinan KPK yang tegas. Bisa jadi, lima tokoh ini jika menyatu memang cukup menjanjikan.

Dalam kisah Mahabarata, pandawa lima terdiri dari Yudistira, Bima, Arjuna, Nakula, dan Sadewa. Arjuna merupakan putra bungsu Kunti dengan Pandu. Namanya (dalam bahasa Sanskerta) memiliki arti "yang bersinar", "yang bercahaya". Ia merupakan penjelmaan dari Dewa Indra, Sang Dewa perang. Arjuna memiliki kemahiran dalam ilmu memanah dan dianggap sebagai ksatria terbaik oleh Drona. Kemahirannnya dalam ilmu peperangan menjadikannya sebagai tumpuan para Pandawa

Jakarta - Ngomong-ngomong soal kisah pandawa lima ini, jauh-jauh hari saat Jokowi belum jadi capres pernah diberi hadiah wayang kulit Yudistira. Bahkan hadiah itu diberikan saat Jokowi baru saja perpisahan di Solo, usai memenangkan Pilgub DKI, di sebuah perpisahan dengan Pemkot Surakarta pada 4 Oktober 2012 silam.

Yudistira dalam kisah Mahabarata merupakan seorang raja yang memerintah kerajaan Kuru, dengan pusat pemerintahan di Hastinapura. Ia merupakan yang tertua di antara lima Pandawa, atau para putra Pandu. Dalam tradisi pewayangan, Yudistira diberi gelar prabu dan memiliki julukan Puntadewa, sedangkan kerajaannya disebut dengan nama Kerajaan Amarta.

Sebenarnya kisah pandawa lima ini juga digunakan untuk kampanye capres Prabowo Subianto. Prabowo bahkan menyebut kubunya adalah Pandawa.

"Kalau ada yang sebarkan black campaign, tak perlu dibalas dengan black campaign. Balas dengan kebaikan. Semakin jahat, balas dengan kebaikan. Tunjukkan bahwa kita satria pandawa supaya masyarakat lihat siapa kurawa," kata Prabowo di acara Silaturahmi Guu Besar, Ulama, Tokoh, dan Relawan Jabar di Gedung Sentral Bisnis Koperasi, Jl. Soekarno Hatta, Bandung, Rabu (28/5/2014) lalu.

Lalu pandawa yang mana yang akan menang?

Senin, 02 Juni 2014



10 Poin yang Disampaikan Ridwan Kamil di Depan Wali Kota Sedunia

Sumber:
http://regional.kompas.com/read/2014/06/02/1550141/10.Poin.yang.Disampaikan.Ridwan.Kamil.di.Depan.Wali.Kota.Sedunia?utm_source=WP&utm_medium=box&utm_campaign=Kknwp
 
 
BANDUNG, KOMPAS.com — Wali Kota Bandung Ridwan Kamil mengungkapkan 10 poin untuk menuju peradaban Kota Bandung yang lebih baik pada masa depan. Pria yang akrab disapa Emil ini menjelaskan, 10 poin yang disebutnya sebagai Dasasila Singapura itu diutarakan di hadapan sekitar 400 wali kota di seluruh dunia dalam gelaran World Cities Summit Mayors Forum 2014 di Singapura.

Berikut ini adalah 10 poin untuk menuju peradaban Kota Bandung yang lebih baik pada masa depan yang ditulis di akun Twitter pribadi Emil, @ridwankamil. Pada setiap akhir poin, tak lupa dia menyertakan tagar #urbanfuture #DasaSilaSingapura.

"1. Kota harus berpusat pada kebahagiaan manusianya. kota stress melahirkan generasi stress," tulis Emil, Senin (2/6/2014).

Berikut poin-poin selanjutnya:

"2. Kota harus merangkul teknologi. teknologi mengakselerasi perubahan dan memudahkan interaksi."
"3. Asas saling percaya/'trust' yang tinggi antar warga kota-pemerintah menjadi fondasi utama kemajuan kota.
"
"4. Tidak ada kota yang persis sama. Solusi ekonomi kota harus berbasis lokalitas dan tidak digeneralisasi."
"5. Kesuksesan ekonomi kota berbanding lurus dgn peningkatan kualitas lingkungan kota: Livable Environment."
"6. Transparansi & Open Government hrs jadi agenda reformasi. Hal ini jg akan meningkatkan partisipasi publik."
"7. Kota harus punya jiwa dan wajah khas. Urgensi penguatan karakter ditengah makin miripnya kota dimana-mana."
"8. Kebahagiaan atau Happiness harus jadi ukuran baru kemajuan sebuah bangsa/kota. 'Ruang Kota hrs bikin kangen."
"9. Kota harus inklusif. Ramah anak, wanita & kaum minoritas kota lainnya. selama ini kota terlalu Male-oriented."
"10. Kota harus mau berkolaborasi sambil berkompetisi. Networking is Everything.".


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Penulis: Kontributor Bandung, Putra Prima Perdana
Editor : Caroline Damanik